KELAS STUDENT CENTER LEARNING (SCL)

25 11 2012

Oleh: BINARTINENGSIH

Guru Biologi SMAN PLUS Propinsi Riau

     Kegiatan belajar yang berpusat pada siswa, istilah lain Students Center Learning (SCL) sudah tidak asing lagi dan guru sangat dianjurkan untuk mengajar dengan cara seperti ini.  Cara ini menjadikan guru bukanlah satu-satunya sumber belajar, sumber pengetahuan yang kemudian akan diberikan/dicurahkan kepada siswa, tapi lebih berperan sebagai seorang pengelola kelas.

     Kelas yang pembelajaran Students Center Learning (SCL)  menempatkan siswa sebagai bagian yang penting pada pembelajaran.Siswa bukan sebagai objek pembelajaran, tapi Siswa memiliki peran aktif, keterlibatan mereka tidak hanya mendengarkan apa yang disampaikan guru, kemudian mencatat, tapi memberi sumbangan pemikiran sehingga pembelajaran menjadi sangat penting bagi mereka. Guru harus dapat memanfaatkan konsep-konsep yang didapat siswa dari  pengalaman belajar sebelumnya.

     AUSUBEL  mengemukakan bahwa proses belajar dalam kelas mempunyai dua dimensi. Dimensi pertama berhubungan dengan cara informasi/materi pelajaran disajikan kepada siswa, yaitu melalui penerimaan (receiption learning) dan melalui penemuan (discovery learning). Dimensi kedua menyangkut cara siswa dapat mengkaitkan informasi yang diterimanya itu pada struktur kognitif yang telah ada sebelumnya. Struktur kognitif ialah fakta-fakta, konsep-konsep dan generasilasi-generalisasi yang telah dipelajari dan diingat oleh siswa (Dahar 1989:110). Bila dalam struktur kognitif seseorang tidak terdapat konsep-konsep relevan , maka informasi baru dipelajari secara hafalan. Bila tidak dilakukan usaha untuk mengasimilasikan pengetahuan baru pada konsep-konsep relevan yang sudah ada dalam struktur kognitif, akan terjadi belajar hafalan.

          Kedua dimensi proses belajar menurut Ausubel menjadi bagian yang tidak terpisahkan, tahap awal belajar siswa menerima pengetahuan baru dan selanjutnya mengasimilasikannya atau menghubungkan dengan pengetahuan yang sudah ada, proses belajar seperti ini akan menjadi belajar bermakna dan pemahaman yang lebih mendalam (deep meaning).

     Sudah saatnya guru mempraktekkan cara mengajar dengan kelas SCL, tapi kemauan guru selalu menjadi permasalahan.  guru masih terperangkap dengan sumber belajar buku, mengajar lebih kepada memindahkan materi yang di buku. Tradisi mengajar seperti ini sudah harus dikurangi. Pembelajaran dengan kelas SCL antara lain diawali permasalah atau pertanyaan. Ada baiknya permasalahan atau pertanyaan tersebut sudah tersedia dalam bentuk bahan ajarnya. Selanjutnya keterlibatan siswa untuk menemukan jawabannya  dilakukan secara berkelompok (KOOPERATIF LEARNING).

Belajar Biologi dengan metode “Kartu Jodoh” 

Pembelajaran kooperatif merupakan komponen utama dari kelas SCL. Dalam menyelesaikan tugas kelompok, setiap anggota saling kerjasama dan membantu untuk memahami suatu bahan pembelajaran.
Di samping mengubah norma yang berhubungan dengan hasil belajar, pembelajaran kooperatif dapat memberikan keuntungan baik pada siswa yang kurang mampu maupun siswa yang lebih mampu, kerja bersama menyelesaikan tugas tugas akademik, siswa lebih mampu akan menjadi tutor bagi siswa yang kurang mampu, dengan demikian terjadi pembelajaran dengan teman sebaya.

     Manfaat lain yang didapat dari pembelajaran kooperatif tidak hanya mempelajari materi saja. Namun siswa juga harus mempelajari keterampilan-keterampilan lainnya seperti, adanya pembagian tugas, menghargai pendapat teman, menyampaikan ketidaksetujuan, menerima tanggung jawab dan ketrampilan lainnya.*****

Menuntut ilmu jangalah lengah, Supaya kelak hidup tak susah

Ilmu dituntun menjadi pelita, Supaya menjauh gelap gulita.”

 “Siapa taat memegang amanah turun temurun hidup semenggah

Kalau hidup hendaklah berkah, jangan abaikan petuah amanah.”

(TENAS EFFENDY)

Iklan

Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: